Rabu, 21 Desember 2011

Untuk Adik-adikku......

Mengenang Mamih.... (dalam Menyambut hari Ibu)

Dalam realita kehidupan kalian putra-putrinya.. Minimal ada seorang wanita yg sangat PEDULI untuk kalian.. Pasti..!
Terlepas kalian setuju atau Tidak, terima atau tidak, Wanita ini ada..!

Dan ia adalah satu satunya manusia di Planet ini yg izinkan Rahimnya kalian tempati free of charge selama 9 bln .
Yg Siap menahan sakit demi u/ kehadiran kalian disini sekalipun nyawanya menjadi taruhan. Dalam membesarkan kalian, ia melewati hari-hari yg tidak gampang.. Sering ia tidak tidur karena kalian sakit.., dlm kebingungan ia hanya menangis dan berdoa karena panas yg tidak reda, atau kalian tdk buang kotoran. Ia tidak jijik dgn kotoran kalian berselemak dibadannya bahkan ia tertawa lepas saat semua itu terjadi.

Tahun-tahun berganti..
Kini kalian sudah Dewasa dan berumah tangga. Kalian sudah bisa ke Dokter kalau kalian sakit..
Dan status kalian pun kini sdh berubah..
Kalian Tidak butuh wanita itu lagi.

Sekarang wanita itu sudah meninggalkan kita.
Dulu semasa dia hidup dan waktu dia sering cuci darah.. Dia lamban, sakit-sakitan, suka dgn cerita lama yg membosankan, nasehatnyapun selalu itu-itu saja

Hai Saudaraku..
Kalian benar.. Dulu semasa hidup, mungkin Wanita tua itu sering membosankan... Tapi coba berdiamlah beberapa menit dlm hening..

Sejelek apapun dia.., org lain boleh Tidak suka dia. Tapi Kalian Tak Boleh.. Sebab ia adalah IBU kalian, Mamih yg kita cintai dan sayangi..

Dulu di hari tuanya yg sakit-sakitan karena cuci darah..., Bukan HARTA kalian yg ia harapkan, ia TIDAK butuh apapun dari kalian. Ia hanya Takut.. Kehilangan kalian. ({})Takut kalian tdk peduli dia lagi.. Karena dia begitu mencintai kalian.<3
Dulu semasa hidup, dia sdh Bahagia kalau kalian datang n bertanya "apa kabar..? Dan tangan kalian mau mengelus dia.

Saudaraku maafkan dia kalau ia pernah melakukan hal yg mengecewakan kalian.. Percayalah ia pantas untuk kalian cintai.

Saudaraku..
Waktu wanita tua seperti dia Mamih, tidak banyak lagi..

I Love U, Mamih....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar